Latar Belakang: Demam berdarah dengue menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia saat 2023, dengan jumlah kasus ada 57.884 kasus dan 422 kematian yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemberdayaan kader jumantik di Kelurahan Karang Besuki, wilayah Puskesmas Mulyorejo mempengaruhi upaya masyarakat untuk terhindar dari penyakit demam berdarah dengue (DBD).Metode: Penelitian kuantitatif ini yang menggunakan one-group pre-post design dan pendekatan total sampling. Lembar observasi berupa kuesioner pengetahuan dan sikap. Responden penelitian berjumlah 50 orang.Hasil: Hasil penelitian menandakan yaitu pengetahuan (p=0,003), sikap (p=0,004), dan perilaku (p=0,000) saling dipengaruhi, dengan nilai p sejumlah 0,000 ≤ 0,05.Kesimpulan: Hasil penelitian menandakan yaitu pemberdayaan kader jumantik memengaruhi perilaku di Kelurahan Karang Besuki, wilayah operasional penelitian, dalam hal pencegahan demam berdarah dengue.
Copyrights © 2024