Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki keanekaragaman suku, budaya, bahasa, dan agama yang dapat menjadi kekuatan jika dikelola dengan baik, namun juga berpotensi menimbulkan konflik jika diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama di SMA Negeri 2 Muara Beliti, sebagai upaya membentuk karakter siswa yang toleran dan mampu hidup harmonis dalam masyarakat majemuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dewan guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama yang diinternalisasi meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan akomodatif terhadap budaya lokal. Proses internalisasi dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, dengan peran penting guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Selain itu, sekolah juga melibatkan tokoh agama dan masyarakat untuk memperkuat pemahaman siswa. Meskipun terdapat tantangan seperti kurangnya pemahaman mendalam di kalangan siswa, upaya berkelanjutan terus dilakukan untuk memperkuat penerapan nilai-nilai moderasi beragama di sekolah
Copyrights © 2024