Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang kaum laki-laki etnis Minangkabau lebih memilih bekerja di rumah makan, menganalisis jaringan kekerabatan yang terbangun pada pekerja etnis Minangkabau ketika memilih bekerja di rumah makan, dan menganalisis apa saja hambatan pekerja etnis Minangkabau ketika bekerja di rumah makan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Lokasi penelitian dilakukan di tiga rumah makan Padang Pariaman dengan nama yang berbeda. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi merantau di kalangan etnis Minangkabau didorong oleh sistem matrilineal yang menyebabkan kaum laki-laki mencari penghidupan di luar kampung halaman, mengingat harta warisan hanya diwariskan kepada perempuan. Rumah makan menjadi salah satu pilihan utama bagi perantau untuk memulai kehidupan baru dengan peluang yang disediakan. Selain itu, etnis Minangkabau memiliki jaringan kekerabatan yang kuat dan memainkan peran penting untuk membantu para perantau mendapatkan pekerjaan, memberikan dukungan moral, dan menciptakan stabilitas ekonomi. Penelitian ini sejalan dengan sejalan dengan teori Claude Levi-Strauss tentang sistem kekerabatan, dimana jaringan kekerabatan dan hubungan keluarga menjadi suatu bagian yang penting dalam mendukung ekonomi perantau.
Copyrights © 2024