Beton adalah campuran antara Semen Portland atau semen Hidraulik lainnya, agregat halus, agregat kasar, dan air, dengan atau tanpa bahan tambahan yang membentuk masa padat. Pentingnya konstruksi beton menuntut suatu kualitas beton yang memadai. Bersamaan dengan meningkatnya skala pembangunan, kebutuhan beton di masa yang akan datang juga semakin besar, dengan demikian kebutuhan akan bahan baku semen dan material campuran lainnya seperti agregat kasar, agregat halus, air serta bahan tambahan lainnya akan meningkat pula. Salah satunya dengan memanfaatkan limbah abu cangkang sawit yang tidak dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat sebagai bahan tambah dalam pembuatan beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan beton akibat pengaruh campuran abu cangkang sawit. Penggunaan campuran pada kasus ini yaitu 5%, 10%, 15%, variasi abu cangkang sawit dan beton normal. Berdasarkan nilai kuat tekan beton rencana 21 MPa, dan pada saat pengujian kuat tekan beton didapat hasil rata-rata dari setiap variasi adalah 5% 72,13 MPa, 10% 75,83 Mpa, 15% 79,52 MPa, dan Beton Normal 83,22 MPa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan campuran abu cangkang sawit dapat digunakan sebagai bahan substitusi campuran semen pada kuat tekan beton.
Copyrights © 2024