Umat Islam saat ini menghadapi tantangan sosial dan etika yang kompleks, seperti ketidakadilan, kemiskinan, dan diskriminasi, yang diperparah oleh dinamika globalisasi. Perubahan sosial yang cepat sering kali bertentangan dengan nilai tradisional, sementara interaksi antarbudaya menantang keharmonisan dan toleransi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan berbagai pendekatan utama.Metode ini akan memfasilitasi pemahaman mendalam terhadap tafsir Abdul Jalil Isa serta konteks sosial dan etika yang relevan melalui Analisis Isi, Pendekatan Historis dan Kontekstual, Studi Kasus, Analisis Perbandingan, dan juga Metode Field Research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abdul Jalil Isa, dalam karya tafsirnya Taisirul At-Tafsir, menggunakan pendekatan yang menggabungkan konteks historis dan linguistik dalam penafsirannya. Ia menekankan pentingnya memahami konteks historis di balik wahyu Al-Qur'an serta makna bahasa Arab klasik untuk memberikan tafsir yang relevan dan akurat.
Copyrights © 2024