Arnawa
Vol 2 No 1 (2024): Edisi 1

Baita Adi: Aktualisasi Budaya melalui Alih Wahana Naskah ke Batik

Hernawan, Vighna Rivattyannur (Unknown)
Aisyah, Nurma (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2024

Abstract

This research aimed to describe Baita Adi batik as a result of the transfer of the Sestra Ageng Adidarma script into batik motifs as a manifestation of the actualization of archipelago culture. The research method used was descriptive qualitative. The data sources obtained were collected through observation, literature study, and informal interviews. Data processing was done with note-taking technique. The results showed that Baita Adi batik contains noble values as a manifestation of the piwulang in the Sestra Ageng Adidarma manuscript. The transfer process did not change the essence. In Baita Adi batik, there were several motifs, namely the rudder or captain, compass, sail, Juri Mualim (guide), and anchor. The existence of Baita Adi batik is a manifestation of the preservation of noble values and wisdom from the past that are channeled into batik so that it is recognized by the public in modern times. The existence of Baita Adi batik also cannot be separated from social value, cultural value, economic value, and educational value. The perspective and role of Baita Adi batik is a form of actualization of Nusantara culture which is an effort to preserve culture in modern times. === Karya Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan batik Baita Adi sebagai hasil alih wahana naskah Sestra Ageng Adidarma ke dalam motif batik sebagai perwujudan aktualisasi budaya nusantara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang diperoleh dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, dan wawancara informal. Pengolahan data dilakukan dengan dengan teknik catat. Hasil penelitian diperoleh bahwa batik Baita Adi mengandung nilai-nilai luhur sebagai manifestasi dari piwulang yang ada dalam naskah Sestra Ageng Adidarma. Proses alih wahana tidak mengubah esensi tersebut. Di dalam batik Baita Adi, terdapat beberapa motif yaitu kemudi atau nahkoda, kompas, layar, Juri Mualim (Penunjuk Jalan), dan Jangkar. Keberadaan batik Baita Adi merupakan perwujudan pelestarian nilai-nilai dan piwulang luhur sejak masa lampau yang disalurkan dalam batik agar dikenal masyarakat di masa modern. Keberadaan batik Baita Adi ini juga tidak dapat lepas dari nilai sosial, nilai budaya, nilai ekonomi, dan nilai pendidikan. Perspektif dan peran batik Baita Adi merupakan bentuk aktualisasi budaya Nusantara yang menjadi upaya pemertahanan budaya di masa modern.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

arnawa

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Arnawa is an intellectual sanctuary dedicated to unraveling the intricate layers of Javanese identity through the lenses of language, literature, and culture. Nestled within the cultural heartland of Java, this journal serves as a vibrant forum for the exchange of scholarly discourse, fostering a ...