Abstrak Kekerasan atas nama agama dan tindakn terorisme serta radikalisme di Indonesia masih saja terjadi. Dengan berpijak pada kasus tersebut, maka diperlukan peran Filsafat agama dan moderasi beragama dalam menangkal radikalisme. Oleh karena itu, Kegiatan Penelitian ini fokus pada Santri di Rumah Tahfdz Qur;an Masjid Raya At Taqwa terhadap sikap radikalisme terhadap para santr. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah AR ( Action Research). Dengan cara turun ke Lapangan di rumah Tahfidz Qur’an masjid raya At Taqwa. Hasil dari kegiatan penelitian ini adalah bahwa Berdasarkan hasil dari survei pada santri di rumah Tahfidz tersebut, secara lebih khususnya, bahwa santri di era millinnela, yang mana santri di Rumah Tahfidz berusia 13-18 tahun, maka santri yang rata rata masih sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas,.anak anak sekolah dan santri itulah yang rawan terpapar radikalisme bisa saja melalui media online, Selama peneliti terjun ke lapangan dan memberikan sosialiasis terkait Filsafat agama dan moderasi beragama, santri tidak ada yang radikal dan setuju dengan moderasi beragama demi menjaga keharmonisan beragama. Persoalan mengenai adanya radikalisme yang sangat membahayakan bagi santri-santri di Rumah Tahfdz, Karena itu, diperlukan pendekatan Filsafat Agama, Filsafat memfungsikan akal dalam mengolah dan menerjemahkan agama, sehingga tidak muncul truth claim. Hal ini yang membahayakan nantinya, dengan demikian, perlu ditambahkan pemahaman moderasi beragama, dan penerapan moderasi beragama bagi santri dalam setiap Tindakan sikap dan lisan, sehingga dalam membangun keasadaran akan pentinganya filsafat agama dan implementasi moderasi beragama menjadi sangat penting sekali dengan tujuan untuk mencegah santri santri agar tidak terpapar radikalisme. Keywords: Filsafat Agama, Radikalisme dan Moderasi Beragama
Copyrights © 2024