Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh akulturasi budaya Arab dengan budaya di Nusantara yang sudah terjadi sekitar abad ke12 dan abad ke13 M terhadap perkembangan bahasa dan budayanya. Kontak budaya menyebabkan terjadinya penyerapan kosa kata Arab. Kosa kata serapan berpengaruh terhadap konstruksi kebudayaan di Nusantara. Dalam makalah ini, Penulis akan melihat dalam perspektip metodolgi, yaitu metodologi deskriptif, yang digunakan untuk melihat pengaruh dari kata serapan dalam mengkonstruksi budaya di Nusantara. Pendekatan sinkron dan diakronik, pendekatan fenomenologi dan etnografi, dan pendekatan hermeneutika Paul Recouer digunakan dalam penelitian ini untuk mendukung metode deskriptif dalam menemukan realitas pengaruh kata serapan dari bahasa Arab terhadap konstruksi budaya di Nusantara.
Copyrights © 2024