Penelitian ini menggunakan strategi penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek guru kelas dan siswa untuk mengetahui metode dan tantangan yang dihadapi oleh pengajar Pendidikan Agama Islam di Tadika Suria Permata dalam menumbuhkan sikap kemandirian pada siswanya. Metode pengumpulan data antara lain dengan melakukan wawancara dan observasi partisipan. Peneliti menggunakan metode wawancara ini untuk mempelajari pendekatan instruktur dalam membantu siswa menjadi pembelajar yang lebih mandiri, serta tantangan yang mereka hadapi selama proses tersebut. Analisis data penelitian terdiri dari tiga langkah: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data menunjukkan bahwa setelah menggunakan strategi pembelajaran kontekstual, sejumlah siswa merasa lebih nyaman untuk mengambil inisiatif belajar sendiri. Dengan pendekatan kontekstual ini, anak-anak dapat belajar tentang hal-hal yang benar-benar penting bagi mereka dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang dunia. Pendekatan pembelajaran kontekstual dan strategi pemberian tanggung jawab digunakan oleh guru di Tadika Suria Permata. Siswa didorong untuk mengambil alih pembelajarannya sendiri dengan bertanggung jawab mengatur waktu sendiri, membuat jadwal belajar sendiri, dan menyelesaikan tugas secara mandiri.
Copyrights © 2024