Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model asesmen kelulusan fase B pada mata pelajaran bahasa Indonesia di jenjang sekolah dasar, yang relevan dengan Kurikulum Merdeka. Fokus utama penelitian adalah menganalisis kebutuhan peserta didik dan guru, merancang model asesmen, serta membuktikan validitas instrumen tes berbasis model Rasch. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE dengan lingkup Analisis, Desain, dan Pengembangan. Sampel penelitian melibatkan dua sekolah dasar dalam Gugus Jenderal Sudirman dengan 50 siswa kelas IV sebagai responden. Model asesmen yang dikembangkan dirancang untuk mengukur keterampilan berbahasa reseptif dan produktif, dengan validitas tes yang dievaluasi menggunakan pendekatan Rasch Model. Pendekatan ini dipilih karena kesederhanaannya dan kemampuannya dalam mengukur dimensi tunggal kemampuan secara akurat. Penelitian ini menghasilkan model asesmen kelulusan fase B yang komprehensif dan terstandarisasi, yang diharapkan dapat membantu guru dalam mengevaluasi ketercapaian pembelajaran peserta didik secara efektif, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2024