Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai model evaluasi kinerja guru dan bagaimana penerapannya dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah berbagai sumber pustaka yang relevan, termasuk buku, jurnal, dan laporan penelitian yang membahas model-model evaluasi kinerja guru. Model evaluasi yang dikaji dalam penelitian ini meliputi model berbasis kompetensi, supervisi akademik, evaluasi 360 derajat, evaluasi berbasis hasil pembelajaran, self-assessment, dan evaluasi berbasis teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa masing-masing model memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Model berbasis kompetensi memberikan gambaran komprehensif tentang kemampuan guru, sementara supervisi akademik efektif dalam memberikan umpan balik langsung. Evaluasi 360 derajat memungkinkan penilaian dari berbagai perspektif, namun membutuhkan sumber daya yang besar. Evaluasi berbasis hasil pembelajaran mengaitkan kinerja guru dengan prestasi siswa, meskipun dipengaruhi oleh faktor eksternal. Self-assessment membantu refleksi diri guru, namun rentan terhadap bias, sedangkan evaluasi berbasis teknologi menawarkan efisiensi dengan syarat infrastruktur yang memadai.
Copyrights © 2024