Penyakit infeksi merupakan keadaan dimana suatu mikroorganisme masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak sehingga menimbulkan penyakit. Faktor penyebab penyakit infeksi adalah pola hidup masyarakat yang kurang sehat sehingga menjadi pemicu kehadiran bakteri. Salah satunya adalah bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan menguji aktivitas antibakteri ekstrak kulit batang sirsak asal kabupaten TTU terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Tahapan Penelitian ini meliputi ekstraksi metabolit sekunder secara maserasi, skrining fitokimia dan yang terakhir adalah uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui ekstrak kulit batang sirsak mengandung metabolit tanin, flavonoid dan triterpenoid. Hasil uji antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dari 5 variasi konsentrasi menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang sirsak dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Diameter penghambatan ekstrak kulit batang sirsak secara keseluruhan masuk dalam kategori sedang dengan diameter penghambatan tertinggi berada pada konsentrasi 100% yaitu sebesar 10,66± 0,57.
Copyrights © 2024