Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Antibacterial Effectiveness of Syzygium cumini (L.) Skeels Leaves to Escherichia coli pBR322 Mere, Janrigo Klaumegio; Bintang, Maria; Safithri, Mega
Indonesian Journal of Chemical Research Vol 9 No 1 (2021): Edition for May 2021
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ijcr.2021.9-jan

Abstract

Bacterial resistance is a serious problem that until now still has become a global problem. The search for new antibacterial compounds is needed to overcome this problem. Syzygium cumini (L.) Skeels is a plant known to contain bioactive compounds that can be used as an antibacterial agent. This study aims to explore the leaves of this plant as an antibacterial against Escherichia coli pBR322 resistant bacteria. Based on the antibacterial test results, extracts and leaf fractions of this plant can inhibit bacterial growth. Ethyl acetate fraction at a concentration of 800 ppm showed strong antibacterial activity with an inhibition zone diameter of 10.36±0.02 mm followed by ethanol extract and other fractions, namely 8.43±0.01 mm (ethanol extract), 7.24±0.01 mm (water fraction), and 1.45±0.01 mm (n-hexane fraction). The results of spectrophotometric MIC determination also showed inhibition against bacterial growth, which was marked by a decrease in the absorbance value at the lowest antibacterial concentration of 600 ppm from 0.454 to 0.070 at wavenumber 600 nm after 24 hours of incubation. The decrease in the absorbance value indicated that the antibacterial properties of the plant leaves at this concentration were effective in inhibiting bacterial growth.
Antibacterial Activity of Malaleuca Leucadendron Linn Essential Oil from North Central Timor Against Escherichia coli and Staphylococus Aureus Kolo, Sefrinus M.D.; Mere, Janrigo Klaumegio; Klau, Emirensiana H.; Obenu, Noviana M.
Indonesian Journal of Chemical Research Vol 11 No 3 (2024): Edition for January 2024
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ijcr.2024.11-sef

Abstract

The eucalyptus plant (Melaleuca leucadendron Linn) is one of the essential oil production plants in the world. The plant has been widely used as an antiseptic and also for relieving colds, sore throat, and infections. This study aims to identify the whole essential oil compounds of this plant using GC-MS and test the antibacterial activity of the essential oil using the disc diffusion method. Based on the results of the GC-MS analysis of the essential oil content obtained by steam distillation and antibacterial test using discs diffusion method to Escherichia coli and Staphylococcus aureus, yielded 81 compound peaks with antibacterial activity analysis results classified as relatively very strong at 5 different concentrations. The results of the best antibacterial activity test were indicated by the diameter of the inhibition zone 26.42 ± 0.97 mm for Escherichia coli while Staphylococcus aureus 23.43 ± 2.09 mm at a concentration of 100%. The study of antibacterial compounds based on the 81-peak GC-MS analysis found that 8 compounds have been reported as antibacterial. These compounds belong to the terpenes group with total percentages of eucalyptol 20.97 %, terpineol 11.74 %, β-pinene 6.24%, 3-carene 1.95%, caryophyllene 4.96 %, (z)-geraniol 0.10%, farnesol 0.10%, and eugenol 0.18% respectively
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN SIRIH HITAM TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Manek, Florida; Mere, Janrigo Klaumegio; Kolo, Sefrinus Maria Dolfi
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i3.16477

Abstract

Peningkatan resistensi antibiotik merupakan tantangan serius dalam dunia medis. Menyikapi kondisi ini, penelitian terus dilakukan untuk mencari kandidat antimikroba baru yang aman dan efektif. Sirih hitam adalah tanaman obat yang telah dikenal memiliki khasiat dalam menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi potensi bioaktif ekstrak etil asetat daun sirih hitam asal Pulau Timor sebagai antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Berdasarkan hasil skrining fitokimia, diketahui bahwa ekstrak etil asetat daun sirih hitam positif mengandung golongan senyawa steroid, alkaloid, dan tanin. Uji pada bakteri menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat mampu menghambat pertumbuhan bakteri hingga kategori sangat kuat yaitu pada diameter 23,076 ± 0,04 mm pada konsentrasi 100%.
PENGARUH JENIS RAGI DALAM PRODUKSI BIOETANOL SEBAGAI ENERGI TERBARUKAN DARI ULVA RETICULATA Naiobe, Natalia Krisanti; Kolo, Sefrinus M. D; Mere, Janrigo Klaumegio
Journal of Chemical Science and Application Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jcsa.v2i2.7975

Abstract

Sumber energi yang paling banyak digunakan saat ini adalah energi fosil. Fakta menunjukkan bahwa ketersediaan energi fosil semakin hari semakin menipis. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan bioetanol sebagai alternatif sumber energi baru dan terbarukan. Bioetanol pada dasarnya adalah etanol yang dibuat dari biomasa (tanaman) melalui proses biologis (enzimatik atau fermentasi). Salah satu biomassa atau tanaman yang dapat dijadikan sebagai bioetanol yaitu makroaga Ulva reticulata karena memiliki kandungan karbohidrat yang cukup besar yaitu sebanyak 52,4%. Pada penelitian ini, makroalga Ulva reticulata dihidrolisis menggunakan microwave pada suhu 150 0C selama 50 menit menggunakan katalis HCl 1%, dilanjutkan dengan fermentasi selama 7 hari. Selanjutnya, dilakukan destilasi menggunakan destilasi bertingkat. Kadar gula pereduksi padaa hidrolisat dianalisis dengan metode DNS menggunakan Spektrofotometer UV–Vis pada panjang gelombang 540 nm. Etanol hasil destilasi dianalisis secara kualitatif menggunakan larutan kalium dikromat dan analisis kuantitatif menggunakan Gas Chomatography (GC). Hasil pada penelitian ini diperoleh kadar gula pereduksi sebesar 101,04 g/L pada waktu optimum 50 menit. Hasil uji kualitatif dengan kalium dikromat menunjukkan adanya etanol pada sampel ditandai dengan perubahan warna dari jingga menjadi biru. Hasil uji kuantitatif menggunakan Gas chromatography (GC) pada sampel makroalga Ulva reticulata diperoleh kadar etanol sebesar 24,58%.
ANALISIS KANDUNGAN SENYAWA KIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BATANG SIRSAK (ANNONA MURICATA L) ASAL KABUPATEN TTU TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI Naitili, Imelda; Kolo, Sefrinus M. D; Mere, Janrigo Klaumegio
Journal of Chemical Science and Application Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jcsa.v2i2.8684

Abstract

Penyakit infeksi merupakan  keadaan  dimana  suatu mikroorganisme masuk ke dalam  tubuh  dan  berkembang biak  sehingga menimbulkan  penyakit. Faktor penyebab penyakit infeksi adalah pola hidup masyarakat yang kurang sehat sehingga menjadi pemicu kehadiran bakteri. Salah satunya adalah bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan menguji aktivitas antibakteri ekstrak kulit batang sirsak asal kabupaten TTU terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Tahapan Penelitian ini meliputi ekstraksi metabolit sekunder secara maserasi, skrining fitokimia dan yang terakhir adalah uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui ekstrak kulit batang sirsak mengandung metabolit tanin, flavonoid dan triterpenoid. Hasil uji antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dari 5 variasi konsentrasi menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang sirsak dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Diameter penghambatan ekstrak kulit batang sirsak secara keseluruhan masuk dalam kategori sedang dengan diameter penghambatan tertinggi berada pada konsentrasi 100% yaitu sebesar 10,66± 0,57.
Bioremediasi Amoniak Feses Ayam Menggunakan Nitrobacter-Nitrosomonas di Kelompok Wanita Tani Nunapa Jaya, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur Gelyaman, Gebhardus Djugian; Kolo, Sefrinus Maria Dolfi; Benu, Didi Prasetyo; Christanti, Cindy Claudia; Edi, Eduardus; Batu, Matius Stefanus; Mere, Janrigo Klaumegio; Adu, Risna Erni Yati; Talan, Veronika Sofia Jaquelin
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.799

Abstract

Ketergantungan petani di Kabupaten Timor Tengah Utara terhadap pupuk urea sangat tinggi, namun ketersediaannya terbatas. Selain itu, pemahaman petani dalam mengolah bahan mentah menjadi pupuk substituen urea masih rendah sehingga meningkatkan kelangkaan pupuk dan menurunkan produktivitas petani. Pupuk urea dapat digantikan dengan nitrat hasil olahan amoniak dari limbah feses ayam broiler melalui teknologi bioremediasi dengan bakteri Nitrobacter dan Nitrosomonas. Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan teknologi bioremediasi Nitrobacter-Nitrosomonas kepada Kelompok Wanita Tani Nunapa Jaya Kefamenanu. Metode yang digunakan meliputi survei, sosialisasi, praktik, dan evaluasi pada 12 responden dengan analisis deskriptif. Pengabdian dilaksanakan pada bulan maret – mei 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi persentase perubahan pengetahuan terhadap pemanfaatan Nitrobacter dan Nitrosomonas yaitu 100% responden mengenal teknologi bioremediasi. Persentase perubahan pengetahuan responden terhadap dampak negatif tingginya kadar amonia bagi lingkungan adalah 83%. Perubahan responden yang mengetahui teknik pengolahan feses ayam menjadi pupuk adalah 67%. Perubahan pengetahuan terhadap jenis dekomposer feses ayam sebanyak 67%. Perubahan presentasi intensitas Odor (sangat tinggi menjadi tidak ada) feses ayam menurut responden adalah sebanyak sebesar 91,67%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berkontribusi penting dalam mengatasi kelangkaan pupuk di daerah pertanian dengan pendekatan inovatif, ramah lingkungan. Implikasi dari kegiatan ini adalah pemberdayaan petani secara langsung, potensi substitusi urea, pengolahan limbah ternak, pengembangan teknologi lokal dan dampak positif terhadap lingkungan.
ISOLASI, KARAKTERISASI DAN SELEKSI BAKTERI POTENSIAL UNTUK BIOREMEDIASI MERKURI DARI BEBERAPA LOKASI PESK DESA PONGKOR, BOGOR JAWA BARAT. Mere, Janrigo Klaumegio
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - May 2025
Publisher : Chemical Engineering Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v14i1.21259

Abstract

Merkuri (Hg) merupakan salah satu logam berat yang diketahui sangat berbahaya bagi kesehatan maupun lingkungan karena sifatnya yang toksik dan bioakumulatif. Pencemaraan merkuri di area pertambangan emas hasil aktivitas manusia adalah suatu kondisi yang dapat mengancam ekosistem sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri potensial pendegradasi merkuri sebagai kandidat bioremediasi. Sampel diisolasi dari air sungai dan sedimen pada beberapa lokasi di Pongkor, bogor (Jawa barat). Hasil karakterisasi dan uji toksisitas dalam media HgCl2 menunjukkan bahwa keenam isolat yang diambil dari Air sungai 1(AS1), Air sungai (AS3),Sedimen Sungai 1 (SS1) air sungai 2 (AS2), sedimen sungai 2 (SS2) dan sedimen sungai 3 (SS3) memperlihatkan karakteristik yang beragam dari 2 golongan bakteri yaitu Gram positif dan Gram negatif. Uji toksisitas terhadap merkuri dalam media HgCl2 menunjukkan bahwa secara keseluruhan kelompok bakteri tersebut mampu bertahan dalam media pertumbuhan yang mengandung HgCl2 hingga 70 ppm. Kemampuan untuk tetap tumbuh dari bakteri tersebut diduga karena adanya aktivitas enzim merkuri reduktase (MerA ) atau (MerB) yang berperan dalam mengubah ion Hg2+menjadi Hg0. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dalam pengembangan pengolahan limbah merkuri di lingkungan yang aman dan efektif. 
Pemanfaatan Sumber Daya Alam Lokal untuk Pembuatan Ecoprint di SMP Negeri 2 Kefamenanu Bria, Emilia Juliyanti; Mere, Janrigo Klaumegio; Obenu, Noviana Mery; Gelyaman, Gebhardus Djugian; Edi, Eduardus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 2 (2024): JPMII - April 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.307

Abstract

Ecoprint merupakan suatu teknik pewarnaan pada kain menggunakan bahan hayati berupa akar, batang, atau daun tumbuhan untuk menghasilkan suatu karya seni yang sesuai dengan bentuk bahan. Pelatihan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal dan juga untuk menarik minat siswa terhadap ilmu sains melalui pembuatan ecoprint. Pembuatan ecoprint ini dilakukan dengan menggabungkan teknik Iron blanket dan Teknik Pounding menggunakan empat pengikat berbeda yaitu tunjung, kapur, daun belimbing dan tawas. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ecoprint yang dihasilkan dari pengikat tawas memberikan tingkat saturasi warna terbaik dibandingkan pengikat lainnya. Siswa-siswi mendapatkan wawasan baru mengenai potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan, dan juga mengetahui pembuatan ecoprint dengan teknik kombinasi.