Film Barbie yang memiliki gambaran tersirat tentang kewanitaan sebelumnya banyak mengundang kontroversi dan kritik. Hal ini terjadi karena boneka Barbie telah menyebarkan citra wanita ideal yang memiliki tubuh yang sangat tidak realistis. Boneka Barbie juga dianggap sebagai simbol penekanan dunia terhadap wanita bahwa standar kecantikan wanita harus memiliki tubuh langsing dan kulit yang sempurna. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah “Seberapa besar pengaruh paparan menonton film Barbie terhadap feminitas wanita pada pasangan khususnya mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana? Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan menganalisis sikap feminin yang ditunjukkan wanita terhadap pasangannya. Besarnya pengaruh antara Variabel Terpapar Film Barbie (X) terhadap Variabel Sikap Feminitas Wanita pada pasangannya (Y) sebesar 26,5%. Tingkat hubungan antar variabel berada pada posisi sedang/cukup. Uji hipotesis dalam penelitian ini terbaca f Hitung sebesar 28,909 dengan Tingkat Probabilitas Signifikan (sig) sebesar 0,000000732 28,909. artinya Ho ditolak dan Ha diterima, atau terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X Terpapar Film Barbie terhadap variabel Y Sikap Feminitas Wanita.
Copyrights © 2024