Kecerdasan emosional siswa terkadang kurang tumbuh dengan baik dan dapat menghambat perkembangan berbagai aspek pada diri siswa itu sendiri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui mengenai program bimbingan dan konseling untuk mengembangkan kecerdasan spiritual dan emosional siswa. Berbagai perilaku menyimpang yang dilakukan siswa baik membolos, menyontek, bullying, tawuran dan lainnya dapat berpengaruh terhadap situasi belajarnya. Situasi belajar yang buruk dalam diri siswa dipengaruhi dari dalam dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Karena itu, kecerdasan emosional dalam dunia pendidikan di sekolah perlu lebih ditingkatkan dan diperhatikan agar dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan baik yang telah maupun yang belum terjadi. Melalui pemberian layanan bimbingan dan konseling yang diberikan oleh guru BK dapat menjadi penunjang peserta didik untuk mengoptimalkan kemampuan dan potensinya. Program bimbingan dan konseling tersebut mencangkup konseling individu, bimbingan dan konseling kelompok, dan layanan yang lainnya. Selain itu, dapat didukung dengan memberikan pemahaman seputar kecerdasan emosional dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai program yang diberikan dapat kurang berjalan efektif apabila tidak ada guru bimbingan dan konseling serta dukungan dari semua pihak sekolah. Kata Kunci: Peran, Kecerdasan Emosional, Guru Bimbingan dan Konseling
Copyrights © 2024