Analisis kinerja mesin Laser Diode Submount (LDSM) di PT. Sharp Semiconductor Indonesia dan mengevaluasi efektivitas Total Productive Maintenance (TPM) untuk mengatasi masalah pemeliharaan mesin. Meskipun OEE rata-rata mencapai 90%, availability rate hanya 71% karena downtime akibat breakdown losses (15,6%) dan idling and minor stoppages losses (37%). Masalah utama termasuk keterlambatan dalam pemeliharaan preventif, kurangnya deteksi dini masalah, dan pelatihan teknisi yang kurang memadai. Penerapan TPM meningkatkan kinerja dengan meningkatkan pemeliharaan preventif, pelatihan teknisi, dan pemantauan kondisi mesin real-time. OEE mencapai standar kelas dunia (90%), tetapi availability rate masih perlu ditingkatkan. Penyebab masalah mesin LDSM diidentifikasi melalui analisis Fishbone, dan tindakan perbaikan termasuk peningkatan kontrol kualitas, pemeliharaan terstruktur, pelatihan karyawan, dan kesadaran operator terhadap pemeliharaan mesin. Penelitian ini memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja produksi di industri semikonduktor.
Copyrights © 2024