Dalam hal meningkatkan peran dan partisipasi, Universitas PGRI Silampari memberikan keterampilan kewirausahaan dan pengenalan seni batik kepada teman-teman disabilitas melalui pelatihan pembuatan Batik Alpukat, yang ditujukan kepada Komunitas Disabilitas Kota Lubuklinggau. Metode pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Penelitian ini dilaksanakan oleh Tim Batik Alpukat UNPARI. Bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, pengayaan, praktik, serta upaya kewirausahaan berkelanjutan bagi teman-teman disabilitas. Hasil dari kegiatan ini adalah menyelesaikan permasalahan mitra melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan terkait pelatihan pembuatan Batik Alpukat. Kegiatan ini menjadi solusi bagi teman-teman disabilitas di Kota Lubuklinggau dalam meningkatkan keterampilan, membuka peluang ekonomi, pemberdayaan sosial, pelestarian budaya, mendukung pemerintah, serta menciptakan kewirausahaan yang berkelanjutan. Pelatihan ini memberikan pemahaman dan keterampilan khususnya di bidang batik. Produk batik yang dihasilkan oleh teman-teman difabel memiliki nilai ekonomi dan berpotensi menjadi usaha yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024