Pencarian file merupakan salah satu fungsi utama dalam sistem operasi Linux, termasuk pada Red Hat 9.0. Artikel ini membandingkan kinerja dua perintah pencarian file, yaitu find dan locate, yang memiliki pendekatan berbeda. Perintah find bekerja langsung pada sistem file, sementara locate menggunakan database indeks untuk pencarian yang lebih cepat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen komparatif dengan mengukur waktu eksekusi, penggunaan CPU, memori, serta fleksibilitas pencarian pada berbagai ukuran direktori (100, 1.000, dan 10.000 file). Hasil penelitian menunjukkan bahwa find lebih efisien dalam penggunaan CPU, terutama pada direktori kecil, namun membutuhkan lebih banyak memori dibandingkan locate. Sebaliknya, locate lebih cepat dalam pencarian sederhana tetapi bergantung pada pembaruan database yang memengaruhi akurasi. Kesimpulan dari penelitian ini merekomendasikan penggunaan find untuk pencarian kompleks dan locate untuk pencarian cepat pada data yang stabil.
Copyrights © 2025