BioCONCETTA
Vol 2, No 1 (2016)

PENGAMATAN POLA SULUR JARI DAN TELAPAK TANGAN PADA ANAK PENYANDANG ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER) DI KOTA PADANG

wati, meliya (Unknown)
Megahati, Ruth Rize Paas (Unknown)
Hayuni, Fitri (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Nov 2016

Abstract

Pola-pola sidik jari bermacam-macam, dan pola tersebut tidak sama antara satu  individu  dengan  individu  lain.  Dalam  perkembangannya,  pola-pola  sulur banyak  dimanfaatkan  untuk  identitas,  teknologi  terbaru  pola  sulur  atau  yang dikenal dengan sidik jari diaplikasikan untuk e-card, sebagai alat forensik bagi kepolisian dan hingga saat ini berkembang penelitian yang mengkaji hubungan- hubungan  pola-pola  khas  sidik  jari  dengan  penyakit-penyakit  yang  sifatnya genetik. Dewasa  ini  banyak  dijumpai  penyakit  keturunan  yang  berhubungan dengan gangguan hiperkinetik, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau sekitar 80% dari perbedaan antara anak-anak yang mempunyai gejala ADHD dalam kehidupan bermasyarakat akan ditentukan oleh faktor genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola-pola sidik jari dan telapak tangan pada anak- anak penyandang ADHD dan dibandingkan dengan anak yang normal. Metode yang  digunakan adalah  metode deskriptif.  Hasil  penelitian  menunjukkan pada anak-anak penyandang ADHD memiliki tipe plain whorl 34,5%, lebih banyak dibandingkan dengan anak normal (16%) dan berdasarkan statistik, terdapat perbedaan  yang  nyata.  Rata-rata  jumlah  sulur  ujung  jari  tangan  penyandang ADHD   lebih   tinggi   dibandingkan   dengan   anak    normal   (146,3>136,5). Pengamatan pola pada telapak tangan menunjukkan pada interdigital 4 memiliki frekuensi tertinggi (50%) dan terdapat perbedaan yang tidak nyata antara anak penyadang ADHD dengan anak normal.

Copyrights © 2016