Permasalahan tentang pembangunan ekonomi masih menjadi tantangan dan kendala pada negara berkembang salah satunya adalah Indonesia. Hal ini terlihat pada banyaknya komponen dalam perekonomian termasuk banyaknya pengangguran. Permasalahan ini merupakan hal yang berguna pada perekonomian dikarenakan pengangguran menjadi salah satu indikasi untuk mengukur besarnya pembangunan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Jumlah Angkatan Kerja, Inflasi, Upah, dan Rata-Rata Lama Sekolah terhadap Pengangguran di Indonesia. Termasuk penelitian kuantitatif dengan data sekunder berupa time series (deret waktu) dimulai dari tahun 2008-2022 diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu dengan uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t, uji F, koefisien determinasi (R²) dan koefisien korelasi (R) dengan software SPSS. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa: (1) Jumlah Angkatan Kerja pada taraf kesalahan 5% tidak berpengaruh terhadap Pengangguran di Indonesia, (2) Inflasi pada taraf kesalahan 5% tidak berpengaruh terhadap Pengangguran di Indonesia, (3) Upah pada taraf kesalahan 5% tidak berpengaruh terhadap Pengangguran di Indonesia, (4) Rata-Rata Lama Sekolah pada taraf kesalahan 5% tidak berpengaruh terhadap Pengangguran di Indonesia, (5) Jumlah Angkatan Kerja, Inflasi, Upah, dan Rata-Rata Lama Sekolah secara simultan berpengaruh terhadap Pengangguran di Indonesia. Kata kunci: Jumlah Angkatan Kerja, Inflasi, Upah, Rata-Rata Lama Sekolah, Pengangguran
Copyrights © 2024