Nusantara Journal of Multidisciplinary Science
Vol. 2 No. 4 (2024): NJMS - November 2024

Riset Dalam Penciptaan Film Dokumenter “Tungku Pembakaran: Simbol Ketahanan Gudang Ransum”

Dira Ayu Miranda (Unknown)
Choiru Pradhono (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2024

Abstract

Film sebagai bentuk seni visual dan komunikasi memiliki berbagai jenis dan kategori yang mencerminkan ragam pendekatan, tujuan, dan teknik penyajian. Beberapa jenis film yang umum dikenal antara lain film fiksi, film dokumenter, dan film eksperimental. Film fiksi, yang mencakup drama, komedi, thriller, dan sebagainya, berfokus pada penceritaan cerita imajinatif, sementara film dokumenter bertujuan untuk menggambarkan kenyataan secara objektif, baik itu melalui investigasi, wawancara, atau observasi langsung. Film dokumenter khususnya, merupakan jenis film yang tidak hanya mendokumentasikan peristiwa, fenomena, atau subjek kehidupan nyata, tetapi juga berupaya untuk menyampaikan pesan tertentu, mengedukasi, atau memberikan wawasan baru kepada penontonnya. Dengan penggunaan teknik sinematik yang berbeda, film dokumenter sering kali menyelidiki isu sosial, budaya, politik, atau sejarah, dengan mengandalkan bukti visual dan narasi yang berlandaskan fakta. Jenis film ini bisa meliputi dokumenter sosial, sejarah, alam, atau biografi, dan sering kali mengedepankan integritas dalam penyajian data serta memberikan sudut pandang yang mendalam terhadap topik yang diangkat. Dalam penciptaan film dokumenter pastinya akan melalui beberapa tahapan yaitu, mulai dari menentukan ide, Riset, pra produksi, produksi dan pasca produksi. Melakukan riset merupakan tahapan yang penting dalam penciptaan film dokumenter. Riset dilakukan untuk mengumpulkan data-data maupun informasi dari topik yang akan diangkat.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

njms

Publisher

Subject

Religion Humanities Computer Science & IT Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Nusantara Journal of Multidisciplinary Science (NJMS) adalah jurnal yang prestisius untuk eksplorasi ilmiah di persilangan berbagai disiplin. NJMS berperan sebagai pusat intelektual yang mendorong dialog dan kolaborasi mendalam di berbagai bidang pengetahuan. Dengan proses review yang ketat, NJMS ...