Guru memiliki peran sentral dalam dunia pendidikan, tetapi sering menghadapi stres dan burnout akibat beban kerja tinggi, tuntutan administratif, dan kurangnya apresiasi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara apresiasi, stres, dan burnout pada guru melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian menunjukkan bahwa apresiasi, baik dalam bentuk finansial seperti insentif dan bonus, maupun non-finansial seperti pengakuan verbal dan formal, berperan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan motivasi kerja guru. Strategi apresiasi ini juga terbukti mengurangi tingkat burnout, meningkatkan keterlibatan guru, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif. Selain itu, dukungan emosional, pelatihan pengembangan diri, serta kepemimpinan yang melayani turut memperkuat efektivitas apresiasi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan kebijakan apresiasi yang terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan guru. Temuan ini diharapkan menjadi landasan dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia di institusi pendidikan
Copyrights © 2025