Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan leg press dan latihan squat terhadap kemampuan serangan senjata degen dalam permainan anggar atlet Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain two group pre test-post test design terhadap sampel penelitian yang berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil pre test kemampuan serangan dirangking dengan menggunakan teknik matched ordinal pairing, sehingga terdiri dari 2 kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok terdiri 10 orang menggunakan latihan leg press dan satu kelompok dengan latihan squat. Perlakuan di lakukan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu, set 3 - 4 dan repetisi 10 - 14, serta pembebanan dilakukan berdasarkan kemampuan individu masing-masing sampel. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa latihan leg press memberikan pengaruh yang signifikan sebesar -3.959 > α. 0.05 terhadap kemampuan serangan senjata degen dalam permainan anggar atlet Sulawesi Selatan. Latihan Squat memberikan pengaruh yang signifikan sebesar -8.200 > α 0.05 terhadap kemampuan serangan senjata degen dalam permainan anggar atlet Sulawesi Selatan. Pengaruh latihan Squat lebih efektif bila dibandingkan dengan latihan Leg press terhadap peningkatan kemampuan serangan senjata degen dalam permainan anggar atlet Sulawesi Selatan. Latihan squat lebih efektif disebabkan karena karakteristik gerakan latihan squat lebih mendekati dengan karakteristik gerakan serangan dalam permainan anggar. Hasil penelitian ini merekomendasikan kepada pelatih, atlet dalam usaha meningkatkan komponen fisik yang dominan untuk meningkatkan kemampuan serangan senjata degen dalam permainan anggar agar memilih bentuk latihan leg press dan latihan squat
Copyrights © 2024