Latar Belakang: Media sosial merupakan media online yang digunakan untuk mendapatkan informasi, berinteraksi, berkomunikais, secara virtual tanpa bertatap muka. Namun media sosial dapat mengahlikan pikiran remaja untuk meniru, dan menjadi kan bahan pemuasan diri secara individu, Sebab yang lebih aktif dalam mengakses media sosial adalah kalangan remaja.Metode: Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif kuantitatif, pengelola data secara primer dengan pendektan cros sectional yang dilakukan di sekolah tingi ilmu kesehatan santa elisabeth medan. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling 192 rsponden. Analisis data menggunakan statistik deskriptif yaitu dengan analisis univariat.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa nilai p value sebesar 0,191 atau tidak ada hubungan anntara penggunaan media sosial dengan kesehatan mental remaja.Kesimpulan: Agar remaja dapat mengontrol diri tanpa mengutamakan media sosial dan dapat memanajamenkan waktu maksimal 4 jam 17 menit dalam sehari untuk mencegah gangguan kesehatan mental remaja.
Copyrights © 2024