Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada siswi remaja ditandai dengan kadar Hemoglobin (Hb) rendah. Hasil skrining yang dilakukan setiap Puskesmas di Kabupaten Kuningan melaporkan bahwa siswi di MAN 2 Kuningan cenderung memiliki kadar Hb rendah. Hasil pemeriksaan kadar Hb dari 78 siswi MAN 2 diperoleh sebanyak 51 siswa (65,3%) mengalami anemia.Metode: Penelitian quasi-eksperimen dengan desain two-group pretest-posttest. Sebanyak 126 responden dipilih melalui simple random sampling. Instrumen berupa kuesioner dianalisis menggunakan statistik univariat (tendensi sentral) dan bivariat (uji Wilcoxon Signed dan Mann-Whitney).Hasil: Edukasi kesehatan dengan media explanation video dan leaflet memengaruhi pengetahuan tentang konsumsi tablet tambah darah (p=0,00), tetapi tidak memengaruhi sikap siswi (p=0,074; p=0,162). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan pada pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kedua media tersebut (p=0,016; p=0,001 (p<0,05).Kesimpulan: Edukasi kesehatan dengan media explanation video lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswi dalam konsumsi tablet tambah darah. Oleh karena itu, sekolah dapat memanfaatkan media video dan leaflet tentang anemia pada siswi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2024