Program Kampus Mengajar merupakan inisiatif strategis dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Namun, artikel ini secara khusus berfokus pada implementasi program dalam upaya peningkatan literasi siswa di SD Inpres Parangbanoa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program literasi melibatkan berbagai kegiatan, seperti kelas bimbingan membaca, pengelolaan taman baca, pembuatan pojok baca, mading, dan juga pohon literasi serta penggunaan media pembelajaran berbasis web untuk meningkatkan minat baca kemampuan memahami teks, serta adaptasi teknologi. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya dan fasilitas literasi, namun upaya kolaboratif antara mahasiswa pengajar dan pihak sekolah mampu mengatasi sebagian besar tantangan tersebut.Walaupun program ini mencakup aspek numerasi, artikel ini menekankan pada capaian di bidang literasi yang terbukti berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami teks. Kesimpulannya, Program Kampus Mengajar memberikan dampak signifikan terhadap penguatan budaya literasi di SD Inpres Parangbanoa. Rekomendasi diberikan untuk penguatan dukungan infrastruktur dan pengembangan program literasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2024