Studi ini berusaha mengungkap dua pertanyaan besar, yaitu: Seperti apa struktur dan tekstur pertunjukan randai Bujang Duano di Nagari Simawang, dan seperti apa fungsi dan manfaat randai Bujang Duano di Nagari Simawang. Analisis ini menggunakan pendekatan teori dramaturgi. Analisis ini terbagi pada dua aspek yaitu, secara dramaturgi yang meliputi struktur serta tekstur dan fungsi serta manfaat randai Bujang Duano di Nagari Simawang. Hasil bahasan menemukan struktur terjadi dari plot/alur Randai Bujang Duano yaitu alur maju, penokohan pada randai Bujang Duano terdiri dari protagonis dan antagonis, tema randai Bujang Duano terbagi menjadi dua yaitu tema mayor yang mana tema mayor ini tentang fitnah sedangkan tema minor yaitu fitnah dukun kepada seorang raja yang mengakibatkan sang raja membuang anak kandungnya ke hutan, latar pertunjukan Randai Bujang Duano terdiri dari tiga aspek yaitu: aspek ruang, aspek waktu, aspek suasana. Tekstur pertunjukan Randai Bujang Duano terdiri dari petata petiti, gurindam dan dialog. Selanjutnya ada mood/rhtem yaitu suasana yang dibangun oleh randai Bujang Duano pada saat melakukan pertunjukan, yang terakhir juga spectacle hal-hal yang dihadirkan di atas pentas saat pertunjukan.
Copyrights © 2024