Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dalam mengetahui larangan mencampur adukkan kebenaran dan kebatilan dalam etika akademis dan hubungannya dengan asbabun nuzul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang bersumber dari berbagai buku, kitab dan jurnal yang terkait dengan pembahasan ini. Adapun temuan dalam penelitian ini berupa contoh-contoh perbuatan yang mencampur adukkan antara kebenaran dengan kebatilan dalam etika akademis seperti mencuri karya orang lain (plagiarisme parsial), serta konsekuensi dari tindakan tersebut.
Copyrights © 2024