Keterampilan membaca pemula harus dimiliki oleh siswa sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan membaca tingkat lanjut. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di SDN Kalipecabean, ditemukan bahwa siswa yang tidak bisa membaca sebanyak 17 persen. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka kegiatan pendampingan bertujuan untuk membantu siswa yang mengalami masalah belajar menggunakan metode Orton Gillingham. Metode Orton Gillingham atau biasa dikenal dengan pendekatan auditori, visual, dan kinestetik, serta taktil merupakan metode yang berfokus pada hubungan struktur bunyi huruf, dimana setiap huruf dipelajari secara multisensori. Pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Dalam menggunakan metode PRA ini, keterlibatan mitra IPNU-IPPNU adalah sebagai tutor dalam kegiatan pendampingan belajar membaca awal. Hasil akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa melalui kegiatan pendampingan membaca awal dengan metode Orton Gillingham terjadi peningkatan kemampuan membaca yang signifikan dari 30 persen menjadi 90 persen.
Copyrights © 2024