Studi ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan serta bagaimana teknik cross-line mempengaruhi kemampuan siswa untuk berhitung perkalian di kelas III MIN 2 Malang. Pendekatan kuantitatif jenis quasi eksperimen digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini melibatkan siswa kelas III di MIN 2 Malang dengan total 64 siswa sebagai populasi penelitian. Pada penelitian ini, sampel terdiri dari 21 siswa dari kelas III B selaku kelas eksperimen dan 20 siswa dari kelas III C selaku kelas kontrol. Observasi, wawancara, dan tes digunakan untuk mengumpulkan data. Uji t dan analisis regresi linier sederhana merupakan teknik analisis data yang digunakan. Kemampuan siswa untuk berhitung perkalian antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol memiliki perbedaan yang signifikan dengan nilai 0,002. Variabel kemampuan berhitung perkalian dipengaruhi secara signifikan oleh variabel teknik cross-line, seperti yang ditunjukkan oleh hasil uji hipotesis menggunakan JASP dan diperoleh hasil 0,006. Berdasarkan uji koefisien determinasi diperoleh nilai 0,335 yang berarti memberikan pengaruh sebesar 33,5%.
Copyrights © 2024