Pappaseng lempu (jujur) sebagai kearifan lokal yang mengakar dalam tatanan kehidupan masyarakat bugis menjadi suatu pijakan dalam melaksanakan pekerjaan khususnya dalam pengelolaan keuangan di lembaga pendidikan. Malempu (berperilaku jujur) juga dianjurkan dalam Al-Qur’an dan Hadits oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perspektif Al-Qur’an dan Hadits dalam mengaktualisasikan nilai-nilai pappaseng lempu pada pengelolaan keuangan pendidikan. Studi literatur menjadi metode penelitian yang digunakan dengan mengumpulkan berbagai artikel ilmiah dan ayat-ayat Al-Qur’an serta tafsir-tasir Al-Qur’an dan Hadits yang berkaitan dengan penelitian kemudian dianalisis untuk memperoleh kesimpulan. Hasil penelusuran menginformasikan bahwa ada-ada pappaseng lempu (pesan-pesan berperilaku jujur) menjadi pengingat bagi pengelola keuangan pendidikan untuk senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efesiensi, dan efektivitas dalam kegiatan pengelolaan keuangan. Berperilaku jujur dalam aktivitas budgeting (penganggaran) untuk mengedepankan prinsip efesiensi dan efektivitas sudah dicontohkan dalam QS. Yusuf ayat 47-49 berdasarkan tafsir Al-Misan; aktivitas accounting (pembukuan) pada QS.Al-Infithar ayat 10-12 dan QS Al-Baqarah ayat 282 berdasarkan tafsir Al-Misan untuk senantiasa mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas; aktivitas auditing (pengawasan) pada QS. Al-Nahl ayat 90 berdasarkan tafsir Al-Muyassar dan HR. Tirmidzi No.2417 untuk senantiasa mengedepankan perilaku obyektif dan berani mengungkapkan kebenaran.
Copyrights © 2024