Produktivitas LANSIA sebagai agent of change merupakan upaya mewariskan kepada generasi selanjutnya untuk sistem yang berkelanjutan dan berdaya guna. Masalah yang utama pada lansia adalah kesehatan dan daya ingat (kepikunan). Sehingga kesan yang didapat LANSIA tidak dapat aktif, tidak mandiri dan tidak produktif. LANSIA bukan komunitas yang memberi beban, akan tetapi membangun dengan pola yang berbeda dalam kiprahnya. Kebutuhan fisik (physiological needs) Kebutuhan ketentraman (safety needs) Kebutuhan sosial (social needs) Kebutuhan harga diri (esteem needs) Kebutuhan aktualisasi diri (self actualization needs). Tujuan penelitian ini yaitu analisis potensial LANSIA sebagai agent of change. Metode penelitian menggunakan metode persistent life situations yaitu sebuah cara konsistensi sikap gigih untuk mencapai tujuan. Hasil penelitian, pertama, generalisasi untuk kompetensi lANSIA. Kedua, adaptif pada perubahan dan perkembangan zaman. Ketiga, Transferable untuk kemafaatan sehari-hari. Keempat, aplikatif pada penggunaan secara luas.
Copyrights © 2024