Artikel ini menganalisis volatilitas indeks harga saham dan indikator ekonomi makro Indonesia dalam konteks optimisme pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan mencapai 8% per tahun. Volatilitas pasar saham dan fluktuasi indikator makro seperti inflasi, suku bunga, dan angka pengangguran dapat memengaruhi stabilitas sektor keuangan yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Melalui analisis data historis IHSG, indikator ekonomi, dan return saham sektor keuangan, artikel ini mengkaji hubungan antara volatilitas pasar dengan kondisi perekonomian. Hasil analisis menunjukkan bahwa volatilitas yang tinggi cenderung terjadi pada saat ketidakpastian ekonomi, namun sektor keuangan Indonesia tetap menunjukkan ketahanan. Artikel ini juga mengusulkan strategi yang didasarkan pada ekspektasi rasional untuk menghadapi tantangan dalam kondisi VUCA dan mendukung stabilitas ekonomi jangka panjang.
Copyrights © 2024