Penelitian ini menyelidiki dampak kekeringan yang berkepanjangan dan kualitas air sumur yang buruk terhadap kesehatan penduduk di Desa Sukarapih, Indonesia, yang menyebabkan penyakit kulit dan masalah kesehatan lainnya. Program intervensi berbasis masyarakat yang berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan masyarakat untuk mengelola air bersih secara efektif, termasuk demonstrasi penyaringan air rumah tangga. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan air, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas air dan mempromosikan lingkungan yang sehat. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah (1) pemilihan lokasi pemberdayaan; (2) koordinasi untuk mendengar pemangku kepentingan; (3) Perencanaan Kegiatan yang akan Dilakukan; (4) Penyusunan Instrumen Kegiatan; (5) Pelaksanaan Kegiatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat dari sebelum sosialisasi dan sesudah sosialisasi, rata-rata skor pre-test sebesar 5,80% dengan standar deviasi 2,11% dan post-test sebesar 8,87% dengan standar deviasi 1,24%. Terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap kebersihan air dan mengerti bagaimana cara mengelola air bersih dengan baik dan benar.
Copyrights © 2024