Pernikahan lintas budaya antara pasangan etnis Jawa dan Batak di Indonesia menghadirkan tantangan unik dalam komunikasi. Artikel ini menganalisis dinamika komunikasi antar budaya yang muncul dalam konteks pernikahan ini, mengidentifikasi perbedaan nilai, norma, dan tradisi yang berpengaruh pada interaksi pasangan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman pasangan dalam menghadapi tantangan komunikasi dan strategi yang mereka gunakan untuk menjembatani perbedaan. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan dalam gaya komunikasi, pengambilan keputusan, dan pemecahan konflik dapat menyebabkan kesalahpahaman, namun juga memberikan peluang untuk saling belajar dan beradaptasi. Keterbukaan, penyesuaian gaya komunikasi, dan teknik negosiasi menjadi kunci dalam mengatasi kendala ini. Selain itu, pengaruh keluarga besar dan lingkungan sosial memainkan peran signifikan dalam membentuk pola komunikasi pasangan. Artikel ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pernikahan lintas budaya bergantung pada kemampuan pasangan untuk memahami dan menghargai perbedaan, serta beradaptasi melalui komunikasi yang efektif. Dengan demikian, pernikahan lintas budaya dapat menjadi pengalaman yang memperkaya, memberikan kesempatan untuk membangun hubungan yang harmonis. Kata Kunci: Komunikasi, Budaya, Pernikahan, Etnis Batak, Etnis Jawa.
Copyrights © 2024