Pendidikan karakter berperan penting dalam membentuk perilaku peserta didik tanpa terkecuali peserta didik berkebutuhan khusus. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi strategi dan hambatan yang digunakan SMAN 1 Surabaya dalam penanaman karakter peduli sosial peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode dekriptif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber penelitian ada 2 yakni sumber data primer yaitu kepala sekolah, guru bimbingan konseling, guru pendamping berkebutuhan khusus dan guru pendidikan Pancasila, sumber data sekunder berupa modul ajar yang diajarkan pada pesta didik berkebutuhan khusus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang SMAN 1 Surabaya dalam penanaman karakter peduli sosial peserta didik berkebutuhan khusus terdapat 4 yaitu budaya 3S (senyum salam sapa), menyambut peserta didik di pagi hari, pemberian kelas dengan suasana nyaman dan adanya pengintegrasian materi hak dan kewjiban. Faktor penghambat yang terjadi dilapangan perbedaan guru dalam persepsi pendidikan karakter.
Copyrights © 2024