Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu inisiatif pemerintah Indonesia untuk mengurangi kemiskinan melalui pemberian bantuan tunai bersyarat kepada keluarga miskin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas PKH sebagai jaminan sosial di Kecamatan Medan Labuhan, yang memiliki tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, dengan subjek penelitian berupa keluarga penerima manfaat (KPM) dan pendamping sosial PKH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH berhasil meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi keluarga miskin, seperti mendorong partisipasi anak-anak dalam sekolah dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil. Namun, meskipun bantuan tunai mampu meringankan beban ekonomi, tantangan utama terletak pada mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Beberapa keluarga masih bergantung pada bantuan, dan pemahaman mengenai kewajiban bersyarat program juga masih rendah. Untuk meningkatkan efektivitas PKH, diperlukan penguatan pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi agar keluarga dapat mandiri secara ekonomi.
Copyrights © 2024