Penelitian ini membahas tentang manajemen penanggulangan bencana di kampung Aur yang efektif. Sebab Kampung Aur memiliki konteks geografis dan sosial yang unik dilihat dari kawasan yang berada di pedalaman dan tergolong rawan terhadap terjadinya bencana salah satunya ialah banjir. Luas wilayah kecamatan Medan Maimun sekitar 3,34 KM kuadrat dengan populasi jiwa mencapai 40.624 jiwa di tahun 2020. Sementara 17.379 jiwa merupakan penduduk kampung Aur. Wilayah daerah kampung Aur cenderung datar dengan ketinggian antara 2,5 hingga 37,5 m di atas permukaan laut serta dilalui oleh beberapa sungai yang berpotensi menyebabkan banjir apabila tidak dikelola dengan baik. KOPA sebagai LSM di Kampung Aur menjalankan perannya dalam memanajemen bencana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Masyarakat Kampung Aur menunjukkan daya juang yang tinggi dalam menghadapi bencana melalui gotong royong dan inisiatif lokal. Namun, untuk meningkatkan efektivitas manajemen penanggulangan bencana, diperlukan pendekatan yang lebih terintegrasi dan partisipatif antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait.
Copyrights © 2024