Rivalitas hegemoni antara Amerika Serikat dan China di kawasan Indo-Pasifik menciptakan dinamika geopolitik yang kompleks, terutama dalam konteks teori realisme. Amerika Serikat berupaya mempertahankan dominasi melalui aliansi strategis seperti Australia, United Kingdom, United States (AUKUS), sementara China menantang posisi tersebut dengan modernisasi militer dan inisiatif ekonomi Belt and Road Initiative (BRI). Sebagai negara yang berada di antara dua kekuatan besar, Australia menghadapi dilema strategis dalam menjaga aliansi keamanan dengan Amerika Serikat dan ketergantungan ekonomi pada China. Untuk mengatasi tantangan ini, Australia menerapkan pendekatan multifaset yang melibatkan penguatan kapabilitas militer, diversifikasi aliansi melalui Quad, serta diplomasi ekonomi dengan China. Pendekatan ini mencerminkan bagaimana Australia mengelola perubahan keseimbangan kekuatan di kawasan Indo-Pasifik, mendukung stabilitas regional, dan melindungi kepentingan nasionalnya dalam kerangka teori realisme.
Copyrights © 2024