Laki-laki dipandang sebagai pengendali utama dalam banyak aspek kehidupan, termasuk lembaga keluarga, di bawah sistem organisasi sosial patriarki. Laki-laki seharusnya membuat sebagian besar keputusan dalam situasi ini, sedangkan perempuan sering dibatasi oleh tanggung jawab mereka yang lebih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana patriarki memengaruhi anak-anak dan kehidupan keluarga, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, pertumbuhan emosional, hubungan interpersonal, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih luas. Penelitian ini secara menyeluruh meneliti topik ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif untuk lebih memahami bagaimana patriarki memengaruhi semua aspek kehidupan. Untuk mengatasi dampak patriarki, studi ini menekankan perlunya reformasi struktural. Untuk membangun keluarga dan masyarakat yang lebih inklusif dan efektif, sangat penting untuk memberdayakan perempuan melalui pendidikan, mengembangkan undang-undang yang adil, dan meningkatkan kesadaran publik tentang kesetaraan gender. Masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang adil, sehat, dan berkelanjutan dengan bekerja sama untuk membebaskan diri dari batasan patriarki
Copyrights © 2024