Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program penanganan Tuberkulosis (TBC) yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya, dengan fokus pada strategi pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan yang berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan dan pasien, serta analisis data sekunder dari laporan dinas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program TBC di Surabaya efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan serta memperluas cakupan deteksi dini dengan skrining aktif. Selain itu, ketersediaan pengobatan gratis dan dukungan sosial bagi pasien terbukti meningkatkan tingkat kesembuhan. Namun, tantangan seperti stigma sosial dan kurangnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan masih menjadi kendala yang perlu diatasi untuk mencapai target eliminasi TBC pada 2030.
Copyrights © 2025