Video pembelajaran bahasa Mandarin di platform online seperti YouTube semakin populer dalam pendidikan, namun masih memerlukan evaluasi terhadap penerapan teori multimedia untuk pembelajaran yang efektif. Penelitian ini mengevaluasi video dari channel "Mandarin Corner" berdasarkan prinsip-prinsip teori multimedia dengan fokus pada beban kognitif. Hasil menunjukkan sebagian besar video-video pada channel YouTube Mandarin Corner tersebut telah menerapkan prinsip-prinsip redundansi dan koherensi, namun masih memiliki keterbatasan dalam penerapan prinsip modalitas dan kontiguitas. Implikasi penelitian ini menyoroti perlunya peningkatan elemen visual dan auditori dalam desain pembelajaran online untuk memperkaya pengalaman belajar. Keterbatasan penelitian termasuk jumlah sampel terbatas dan fokus pada analisis data checklist binary, yang membatasi generalisasi hasil pada konteks video yang dievaluasi.
Copyrights © 2024