Kemajuan teknologi informasi telah mendorong inovasi dalam pelayanan publik, termasuk aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang dikembangkan oleh Jakarta Smart city di bawah Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta. JAKI berfungsi sebagai platform One-stop Service untuk berbagai layanan publik. Penelitian ini menganalisis kualitas sistem informasi JAKI dan pengaruhnya terhadap kepuasan pengguna, menggunakan metode campuran. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei pengguna, sementara data kualitatif diperoleh dari wawancara dan analisis dokumen. Mengacu pada model kesuksesan sistem informasi Delone and McLean, penelitian ini menilai efektivitas dan kepuasan pengguna. Hasil menunjukkan bahwa kualitas informasi JAKI signifikan meningkatkan kepuasan pengguna, terutama informasi yang akurat dan terbaru. Namun, aspek visual dan efisiensi antarmuka mendapat penilaian netral, mengindikasikan perlunya perbaikan. Tantangan utama meliputi integrasi layanan publik dan peningkatan literasi digital di Jakarta. Penelitian ini diharapkan memberi rekomendasi bagi pengelola JAKI untuk meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi serta mendukung pengembangan Smart city yang inklusif dan efisien di Jakarta. Advancements in information technology have driven innovation in public services, including the Jakarta Kini (JAKI) application developed by Jakarta Smart city under the Jakarta Provincial Communication, Informatics, and Statistics Office. JAKI serves as a One-stop Service platform for various public services. This study analyzes the quality of JAKI’s information system and its impact on user satisfaction, employing a mixed-methods approach. Quantitative data was gathered through user surveys, while qualitative data was collected from interviews and document analysis. Using the Delone and McLean information system success model, this research evaluates system effectiveness and user satisfaction. Findings indicate that the quality of information on JAKI significantly enhances user satisfaction, especially regarding accurate and up-to-date information. However, aspects such as visual appeal and interface efficiency received neutral ratings, indicating areas for improvement. Key challenges include integrating more public services and improving digital literacy among Jakarta residents. This study aims to provide recommendations for JAKI’s management to improve technology-based public service quality and to support the development of a more inclusive and efficient Smart city in Jakarta.
Copyrights © 2024