Penjadwalan produksi yang efisien merupakan salah satu tantangan utama dalam manajemen operasi, terutama ketika dihadapkan pada keterbatasan sumber daya seperti waktu mesin, bahan baku, dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menyelesaikan masalah optimasi penjadwalan produksi menggunakan metode Simplex, dengan tujuan untuk memaksimalkan keuntungan yang diperoleh dari produksi beberapa jenis produk. Dalam studi kasus ini, perusahaan manufaktur memproduksi tiga jenis produk dengan keuntungan dan kebutuhan sumber daya yang berbeda, yaitu produk A, B, dan C. Model matematis yang digunakan dalam penelitian ini berupa program linear yang mempertimbangkan batasan-batasan kapasitas waktu mesin, bahan baku, dan tenaga kerja. Metode Simplex digunakan untuk mencari solusi optimal dalam menentukan jumlah produk yang harus diproduksi. Hasil dari penerapan metode Simplex menunjukkan bahwa untuk memaksimalkan keuntungan, perusahaan sebaiknya memproduksi 100 unit produk A dan 50 unit produk B, dengan total keuntungan sebesar Rp 8.000.000. Produk C tidak diproduksi karena memberikan keuntungan yang lebih rendah dibandingkan produk A dan B. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Simplex efektif dalam menyelesaikan masalah optimasi penjadwalan produksi dan dapat digunakan untuk merencanakan produksi secara efisien dengan memanfaatkan sumber daya yang terbatas. Meskipun model ini berhasil memberikan solusi optimal dalam kondisi tertentu, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengatasi variabel ketidakpastian dan dinamika pasar yang dapat mempengaruhi hasil keputusan produksi.
Copyrights © 2024