Latar Belakang: Denyut nadi istirahat adalah jumlah detak jantung per menit saat seseorang beristirahat atau tidak sedang melakukan aktivitas fisik yang signifikan. Denyut nadi istirahat sering digunakan sebagai indikator kesehatan kardiovaskular dan kebugaran seseorang. Semakin tinggi denyut nadi istirahat maka semakin rendah kesehatan kardiovaskular. Untuk meningkatkan kinerja sistem kardiovaskular dapat dilakukan latihan Aerobic Exercise. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Aerobic Exercise terhadap denyut nadi istirahat pada mahasiswa. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Eksperimental dengan desain one grup pretest and post test. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa yang masuk kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel diberikan latihan jogging sebanyak 12 kali dalam 1 bulan dan palpasi nadi radial untuk mengetahui denyut nadi istirahat. Hasil: Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000< 0,05 yang berarti ada pengaruh Aerobic Exercise terhadap denyut nadi istirahat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian didapat hasil adanya penurunan denyut nadi istirahat pada mahasiswa setelah diberikan latihan aerobic exercise berupa jogging.
Copyrights © 2024