Kacang bogor atau bambara groundnut merupakan jenis tanaman legum asal Afrika yang sudah lama beradaptasi di Indonesia. Produktivitas kacang bogor di Indonesia masih tergolong rendah dan perlu ditingkatkan. Peningkatan produktivitas kacang bogor dapat dilakukan melalui pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa aksesi kacang bogor. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 3 ulangan dan 2 faktor, yaitu asal aksesi (Jampang, Cibenda, dan Waluran) dan dosis pupuk SP-36 (0%, 50%, 100%, 150% dari dosis rekombinasi). Peubah yang diamati berupa tinggi tanaman, jumlah daun, diameter kanopi, luas daun, diameter batang, jumlah bunga, bobot segar dan kering brangkasan, bobot segar dan kering polong total, jumlah polong bernas, cipo, serta total. Hasil penelitian menunjukkan aksesi Waluran memiliki keunggulan pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter kanopi, jumlah bunga, jumlah polong total dan jumlah polong bernas. Pemberian SP-36 dengan dosis 150% rekomendasi menghasilkan jumlah bunga, bobot polong total dan bobot polong bernas terbaik. Aksesi Waluran yang diberi SP-36 150% rekomendasi menghasilkan jumlah bunga dan bobot kering brangkasan yang tinggi.
Copyrights © 2024