Kekerasan seksual di Kota Surabaya masih menunjukkan kondisi darurat edukasi dan darurat penanganan untuk pelaku dan korban. Dalam hal ini, film “Like and Share” berkaitan dengan kasus kekerasan seksual yang masih banyak tersebar di lingkup pendidikan seperti perguruan tinggi yang ada di Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Kota Surabaya terhadap film “Like and Share”. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi pustaka. Temuan penelitian ini menghasilkan bahwa terdapat 3 (tiga) persepsi negatif dalam film “Like & Share”, yaitu perempuan adalah suatu objek seksual dalam perspektif male gaze, adanya pola pengasuhan orang tua terhadap anak remaja yang bersifat permisif, dan perempuan sangat rentan menjadi korban kekerasan berbasis gender online. Terlepas dari berbagai sudut pandang negatif, terdapat sisi pesan moral yakni berusaha menyampaikan pesan agar lebih aware atau peduli terhadap korban pelecehan seksual dan selalu menetapkan batasan diri saat memasuki masa remaja yang dipenuhi rasa penasaran akan sesuatu hal baru, termasuk perihal seksualitas. Hal ini dikarenakan perempuan seringkali tidak mendapatkan kesetaraan terkait seksualitas di lingkungan masyarakat.
Copyrights © 2024