Pemberitaan LGBTQ telah menghiasi media Indonesia, salah satunya Hidayatullah.com. Sebagai media Islam, media ini memiliki framing khusus terkait isu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi pembingkaian berita oleh Hidayatullah.com terhadap kaum LGBTQ berdasarkan teori framing dari Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode kualitatif analisis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah media Hidayatullah.com, dengan fokus objek penelitian pada pemberitaan yang dipublikasikan oleh media online Hidayatullah.com dalam periode waktu 15 Februari, 20 Maret, dan 3 April 2024. Data yang digunakan merupakan sekunder melalui kanal resmi media Hidayatullah.com lalu dianalisis menggunakan model framing Pan dan Kosicki dengan empat tahap: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan Hidayatullah.com secara jelas menentang kelompok marginal LGBTQ, membingkai mereka sebagai tindakan kontroversial yang tidak seharusnya dinormalisasi. Penggunaan kata-kata dan frasa pada berita menekankan aspek-aspek negatif dari LGBTQ, memperkuat penolakan terhadap kelompok ini sesuai dengan ideologi media tersebut.
Copyrights © 2024