Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program bimbingan kepribadian yang diterapkan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta bagi klien pelaku kejahatan jalanan, dikenal sebagai "klitih". Program ini dirancang untuk mengembangkan kepribadian yang positif dan kemandirian klien. Melalui pendekatan teori tindakan sosial Max Weber, penelitian ini meninjau penyebab terjadinya kejahatan dan mengidentifikasi langkah-langkah bimbingan yang tepat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan program bimbingan yang disesuaikan dengan kebutuhan sosial dan psikologis klien memberikan dampak positif, meskipun terdapat kendala dalam pelaksanaannya.
Copyrights © 2025