Pada zaman digital seperti sekarang ini, dinamika hubungan antara orang tua dan anak mengalami pergeseran signifikan akibat ketergantungan manusia terhadap teknologi. Perbedaan persepsi dan pemahaman mengenai penggunaan teknologi digital antara generasi tua dan generasi muda dapat menjadi sumber konflik dan kesalahpahaman dalam interaksi keluarga. Konseling keluarga menjadi semakin relevan untuk menjembatani kesenjangan komunikasi dan memperkokoh ikatan emosional antara orang tua dan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi dampak konseling keluarga terhadap dinamika hubungan orang tua dan anak di zaman digital melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling keluarga dapat membantu meningkatkan komunikasi yang efektif, menetapkan batasan penggunaan teknologi digital secara sehat, memperkuat ikatan emosional melalui kegiatan bersama, mengelola konflik secara konstruktif, mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, dan meningkatkan keterampilan pengasuhan yang adaptif terhadap kebutuhan di era digital. Dengan pendekatan yang holistik dan mempertimbangkan latar belakang budaya keluarga, konseling keluarga dapat membantu keluarga menavigasi tantangan di era digital dengan lebih baik dan mempertahankan dinamika hubungan yang sehat dan harmonis.
Copyrights © 2024